Tangerang Selatan – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, melakukan blusukan ke Pasar Serpong pada Selasa (27/8). Kegiatan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi pedagang terkait kebutuhan penataan dan perbaikan fasilitas.
Menyapa Pedagang dan Meninjau Fasilitas
Dalam kunjungannya, Pilar Saga berkeliling menyapa pedagang sembari berdialog mengenai kondisi pasar. Ia menyoroti sejumlah persoalan mulai dari kebersihan, drainase, hingga pengelolaan parkir yang selama ini dikeluhkan para pedagang maupun pengunjung.
“Pasar adalah pusat ekonomi rakyat. Karena itu harus dikelola dengan baik, agar nyaman untuk pedagang maupun pembeli,” ujar Pilar saat ditemui di lokasi.
Aspirasi Pedagang: Dari Fasilitas Hingga Retribusi
Para pedagang menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kondisi bangunan yang dinilai kurang representatif hingga masalah pungutan retribusi yang dianggap memberatkan. Mereka berharap pemerintah kota bisa menata pasar lebih baik tanpa mengorbankan keberlangsungan usaha kecil.
“Kalau pasar lebih tertata, pembeli juga pasti lebih banyak datang. Yang penting jangan ada pungutan yang membebani,” ucap salah satu pedagang sembako.

Baca juga: Jalan Magnolia di Serpong Utara Rampung Diperbaiki Pemkot Tangsel, Kini Lebih Nyaman Dilalui
Pemerintah Janjikan Penataan Bertahap
Menanggapi keluhan tersebut, Wawalkot Tangsel menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti dengan program penataan bertahap. Fokus utamanya adalah pada kebersihan, pengelolaan sampah, fasilitas umum, serta area parkir.
“Kami akan evaluasi sistem pengelolaan pasar agar lebih transparan dan bermanfaat langsung bagi pedagang. Semua aspirasi hari ini akan jadi bahan pembahasan dalam rapat bersama OPD terkait,” jelas Pilar.
Dorongan untuk Pengelolaan Pasar Modern
Selain penataan fisik, Pemkot Tangsel juga berencana mengintegrasikan pasar tradisional dengan sistem digital, baik dalam hal pembayaran maupun promosi dagangan. Hal ini bertujuan agar pedagang dapat bersaing di era modern tanpa kehilangan identitas pasar rakyat.
“Kami ingin pasar tradisional tetap hidup, tapi juga bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” tambah Pilar.
Harapan Pedagang dan Masyarakat
Kunjungan blusukan ini mendapat respon positif dari pedagang. Mereka menilai kehadiran langsung pejabat ke lapangan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperhatikan sektor ekonomi rakyat.
“Kami berharap ini bukan hanya janji, tapi benar-benar ada perubahan nyata di pasar Serpong,” kata seorang pedagang sayur.






