Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Warga Ciputat Rasakan Manfaat Program Bedah Rumah Tangsel, Program Berlanjut di 2026

Shoppe Mall

Jangkauan Tangerang Selatan – Program Bedah Rumah yang digagas Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali membawa kebahagiaan bagi warga berpenghasilan rendah di Kecamatan Ciputat. Melalui program ini, puluhan rumah tidak layak huni telah berubah menjadi hunian layak dan nyaman. Keberhasilan tersebut membuat Pemkot Tangsel berkomitmen untuk melanjutkan program hingga tahun 2026 dengan target penerima manfaat yang lebih luas.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benni Sarana, mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak dan sehat.

Shoppe Mall

“Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga simbol kesejahteraan dan martabat. Kami ingin semua warga Tangsel, khususnya di kawasan padat seperti Ciputat, merasakan kehidupan yang lebih baik,” ujar Benni saat meninjau lokasi rumah warga penerima manfaat di Kelurahan Serua, Rabu (23/10).

Warga Merasakan Langsung Dampaknya

Salah satu warga penerima manfaat, Siti Rohani (48), mengaku terharu setelah rumahnya direnovasi total melalui program bedah rumah. Sebelumnya, rumah berukuran 5×6 meter yang ia tinggali bersama dua anaknya kerap bocor dan dindingnya rapuh. Kini, rumah tersebut sudah berdinding tembok permanen dengan atap baru dan lantai keramik.

“Saya tidak sangka rumah ini bisa sebagus sekarang. Dulu tiap hujan air masuk dari atap. Terima kasih kepada Pemkot Tangsel yang sudah membantu kami,” tutur Siti sambil menitikkan air mata.

Selain Siti, sebanyak 65 warga lainnya di wilayah Ciputat dan Ciputat Timur juga mendapat bantuan serupa sepanjang tahun 2025. Proses perbaikan dilakukan dengan pengawasan teknis dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel.

Transparan dan Tepat Sasaran

Kepala Disperkimta Tangsel, Eko Prawira, menjelaskan bahwa program bedah rumah dijalankan secara transparan dan berbasis data lapangan. Setiap calon penerima diverifikasi langsung oleh tim teknis, mulai dari kondisi rumah, pendapatan keluarga, hingga status kepemilikan tanah.

“Kami memastikan bantuan tepat sasaran. Semua rumah yang dibedah memang benar-benar dalam kondisi tidak layak huni dan dimiliki warga berpenghasilan rendah,” jelas Eko.

Ia menambahkan, setiap unit rumah yang direnovasi mendapatkan bantuan material dan biaya pekerja dengan nilai bantuan rata-rata Rp50 juta per rumah, tergantung tingkat kerusakan dan kebutuhan struktur bangunan.

Program Bedah Rumah
Program Bedah Rumah

Baca juga: Benyamin Ingatkan Camat dan Lurah di Tangsel Soal Tertib Urus Pertanahan Warga

Berlanjut di Tahun 2026

Melihat antusiasme masyarakat dan hasil positif di lapangan, Pemkot Tangsel memastikan bahwa program bedah rumah akan berlanjut di tahun 2026. Pemerintah menargetkan minimal 150 rumah tambahan akan direnovasi dengan dukungan dari APBD dan kolaborasi bersama CSR perusahaan swasta.

“Program ini tidak akan berhenti. Kami ingin semua kecamatan di Tangsel mendapatkan manfaat yang sama. Di tahun 2026, fokus kami memperluas ke Pamulang, Setu, dan Pondok Aren,” kata Wali Kota Benni.

Harapan untuk Tangsel yang Lebih Layak Huni

Program Bedah Rumah menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan kota yang inklusif dan layak huni. Dengan rumah yang sehat dan aman, warga diharapkan dapat hidup lebih produktif dan memiliki semangat baru.

“Pemerintah tidak hanya memperbaiki bangunan, tapi juga memperbaiki kehidupan. Rumah yang layak adalah langkah pertama menuju kesejahteraan,” tutup Benni.

Dengan semangat tersebut, Pemkot Tangsel menegaskan bahwa komitmen sosial terhadap warga kurang mampu akan terus berlanjut — menjadikan Tangerang Selatan sebagai kota yang peduli dan berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat.

Shoppe Mall