Jangkauan Tangerang Selatan — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang kembali mencuat dalam pembahasan strategis Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setelah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) disebut berpotensi dilanjutkan. Upaya ini dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks, seiring meningkatnya volume limbah rumah tangga di wilayah perkotaan.
Kebutuhan Mendesak Penanganan Sampah
Dalam beberapa tahun terakhir, TPA Cipeucang menghadapi tekanan kapasitas yang sangat tinggi. Kondisi geografis yang terbatas membuat pemerintah daerah harus mencari formula baru untuk mengelola sampah dengan lebih modern dan ramah lingkungan.
Data Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa produksi sampah masyarakat Tangsel setiap hari terus meningkat, sementara daya tampung TPA kian menipis. Kondisi ini membuat opsi PSEL kembali menjadi sorotan.
Proyek PSEL, Harapan Lama yang Diaktifkan Kembali
PSEL sebelumnya pernah direncanakan sebagai proyek strategis untuk mengurangi volume sampah melalui teknologi insinerator yang menghasilkan energi listrik. Meski pada tahap awal sempat terhenti karena sejumlah kendala teknis dan regulasi, kini proyek tersebut kembali dianggap realistis.
Pemerintah pusat juga telah mendorong pemda agar mempercepat pembangunan PSEL di berbagai daerah, termasuk Tangerang Selatan. Program ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga peluang untuk mendapatkan dukungan pendanaan dan regulasi semakin terbuka.

Baca juga: Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Nasional dari BSSN
Komitmen Pemkot Tangsel
Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan menegaskan bahwa pembangunan PSEL dapat menjadi solusi utama pengelolaan sampah jangka panjang. Pemkot disebut sedang menyusun langkah teknis dan kajian lanjutan untuk memastikan proyek dapat berjalan sesuai aturan dan standar lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah juga disebut sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan investor, mengingat pembangunan fasilitas PSEL membutuhkan biaya besar dan teknologi tinggi.
Manfaat Lingkungan dan Ekonomi
Jika terealisasi, PSEL tidak hanya membantu mengurai timbunan sampah, tetapi juga menghasilkan energi listrik yang dapat masuk ke jaringan PLN. Efisiensi lahan, pengurangan emisi, hingga potensi lapangan pekerjaan baru menjadi nilai tambah dari proyek ini.
“Pengelolaan sampah harus bertransformasi. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan penimbunan,” ujar seorang pejabat lingkungan hidup Tangsel dalam sebuah kesempatan.
Harapan Masyarakat
Warga di sekitar Cipeucang menyambut baik peluang ini, selama prosesnya memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan lingkungan. Mereka berharap kejadian longsoran sampah yang pernah terjadi beberapa tahun lalu tidak terulang.






