Jangkauan Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan. Dalam ajang nasional yang digelar Kementerian Kesehatan RI, Tangsel berhasil menyabet empat penghargaan sekaligus terkait penanganan stunting, tuberkulosis (TBC), dan peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Empat Penghargaan Bergengsi
Penghargaan tersebut meliputi kategori penurunan prevalensi stunting terbaik, program penanggulangan TBC inovatif, puskesmas dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak unggul, serta kota dengan komitmen penguatan sistem kesehatan masyarakat. Keempatnya diterima langsung oleh perwakilan Pemkot Tangsel dalam acara penganugerahan di Jakarta, Jumat (12/9/2025).
“Kami bersyukur Tangsel kembali mendapat apresiasi nasional. Ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga dukungan masyarakat,” ujar Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.
Fokus Tangsel: Tekan Stunting dan TBC
Pemkot Tangsel dalam beberapa tahun terakhir menaruh perhatian besar pada isu stunting dan TBC. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tangsel, angka stunting di wilayah ini berhasil turun signifikan dari 19,8% pada 2021 menjadi 12,4% pada 2024.
Sementara untuk penanganan TBC, Tangsel meluncurkan program “TBC Hunter”, yakni layanan jemput bola berbasis komunitas untuk menemukan kasus sejak dini dan memastikan pasien mendapat pendampingan hingga sembuh.
“Dengan kerja kolaboratif, kasus TBC bisa ditekan. Yang terpenting adalah memastikan pasien tidak berhenti berobat di tengah jalan,” jelas Kadinkes Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar.

Baca juga: ABG Bawa Pajero Salah Injak Gas dan Tabrak Rumah Warga di Tangsel
Peran Puskesmas dan Kader Posyandu
Salah satu kunci sukses Tangsel dalam meraih penghargaan adalah optimalisasi peran puskesmas dan kader posyandu. Mereka menjadi garda terdepan dalam deteksi dini masalah gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga penyuluhan kesehatan keluarga.
“Kami ingin setiap puskesmas menjadi pusat pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Benyamin.
Komitmen Berkelanjutan
Benyamin menegaskan, penghargaan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Ke depan, Pemkot Tangsel akan memperluas layanan berbasis digital, memperkuat sinergi dengan rumah sakit swasta, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
“Target kami bukan hanya menurunkan angka stunting dan TBC, tapi juga memastikan masyarakat Tangsel hidup sehat, produktif, dan sejahtera,” ujarnya.
Apresiasi dari Pemerintah Pusat
Kementerian Kesehatan RI turut memberikan apresiasi kepada Tangsel yang dinilai konsisten dan inovatif dalam menjalankan program kesehatan. “Tangerang Selatan adalah salah satu contoh daerah yang berhasil menunjukkan komitmen nyata, dari kebijakan hingga implementasi di lapangan,” kata perwakilan Kemenkes dalam sambutannya.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Tangsel menyambut baik capaian ini. Salah satu warga, Rina (34), mengaku program posyandu di lingkungannya semakin aktif dan bermanfaat. “Anak saya rutin ditimbang, dapat tambahan vitamin, dan kalau ada keluhan bisa langsung ditangani. Kami merasa diperhatikan,” katanya.






