Jangkauan Tangerang Selatan — Puluhan siswa SDN Lengkong Karya melakukan kunjungan edukatif ke kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan untuk belajar langsung mengenai konsep zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembelajaran luar kelas yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial dan pemahaman agama sejak dini.
Belajar Langsung dari Praktisi
Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapat penjelasan mengenai apa itu zakat, siapa saja yang wajib mengeluarkannya, serta bagaimana proses pengelolaan dan penyalurannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyuluh Baznas Tangsel memaparkan materi dengan metode interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak.
“Kami ingin anak-anak mengerti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk berbagi dan membantu sesama,” ujar salah satu penyuluh.
Simulasi Pengelolaan Zakat
Untuk membuat pembelajaran lebih menarik, Baznas Tangsel juga mengadakan simulasi sederhana tentang proses pengumpulan dan penyaluran zakat. Para siswa diajak mempraktikkan cara mencatat donasi, memilah kategori zakat, serta memahami kelompok penerima manfaat (mustahik).
Guru SDN Lengkong Karya menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman langsung yang tidak didapatkan dalam kelas.
“Anak-anak antusias dan banyak bertanya. Pembelajaran seperti ini membantu mereka menghayati nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.

Dorong Karakter Peduli Sesama
Baznas Tangsel menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap edukasi zakat dapat memperkuat karakter generasi muda dalam hal kepedulian dan empati sosial. Dengan memahami konsep berbagi sejak kecil, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang dermawan dan memiliki tanggung jawab terhadap sesama.
“Kami siap membuka pintu bagi sekolah lain yang ingin belajar. Semakin dini diberikan pemahaman, semakin kuat karakter kedermawanan yang terbentuk,” kata Ketua Baznas Tangsel.
Kunjungan Ditutup dengan Tur Kantor
Di akhir kegiatan, siswa diajak berkeliling melihat langsung ruang layanan Baznas, termasuk tempat pencatatan zakat, ruang penghimpunan, hingga dokumentasi penyaluran bantuan.
Kunjungan edukasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan membangun kesadaran siswa untuk aktif berbagi ketika dewasa, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan Baznas Tangsel dalam gerakan literasi zakat.






