Jangkauan Tangerang Selatan – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu sore (13/9) menyebabkan sejumlah kerusakan di berbagai titik. Beberapa papan reklame roboh, pohon tumbang menutup akses jalan, hingga mengganggu jaringan listrik dan aktivitas warga.
Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek. Hujan deras yang berlangsung lebih dari satu jam di Tangsel disertai hembusan angin kuat menyerupai puting beliung.
“Hembusannya tiba-tiba kencang sekali. Papan reklame di dekat ruko langsung ambruk, untung tidak ada kendaraan yang melintas saat itu,” kata Dani, warga Serpong yang menyaksikan kejadian tersebut.
Reklame Roboh dan Pohon Tumbang
Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel mencatat setidaknya lima papan reklame ukuran besar roboh di kawasan Pamulang dan Serpong. Selain itu, puluhan pohon dilaporkan tumbang menutup jalan utama maupun jalan lingkungan.
Beberapa titik yang terdampak antara lain:
-
Jalan Raya Serpong, reklame roboh menimpa kabel listrik.
-
Kawasan Pamulang, pohon besar menimpa pagar rumah warga.
-
Jalan Ciater Raya, akses lalu lintas sempat lumpuh akibat pohon tumbang.

Baca juga: Pilar Ajak Keterlibatan dan Kolaborasi Pemuda Bangun Kota Tangsel
Listrik Padam di Sejumlah Wilayah
Robohnya pohon dan reklame juga menyebabkan gangguan listrik. PLN Tangsel melaporkan adanya pemadaman sementara di beberapa wilayah karena kabel jaringan tertimpa pohon. Tim teknis PLN bersama BPBD segera melakukan evakuasi dan perbaikan.
“Kami sudah kerahkan tim ke lapangan untuk memastikan jaringan listrik aman dan segera dipulihkan,” ujar petugas PLN setempat.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski menyebabkan kerugian material, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Petugas gabungan dari BPBD, Damkar, Dishub, dan aparat kecamatan bergerak cepat melakukan pembersihan material pohon tumbang dan reklame yang menghalangi jalan.
“Kami masih terus melakukan asesmen lapangan. Fokus utama saat ini membuka akses jalan yang terhambat,” kata Kepala BPBD Tangsel.
Warga Diminta Waspada
Pemerintah Kota Tangsel mengimbau masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame ketika hujan angin melanda.
“Keselamatan warga adalah yang utama. Mohon juga untuk segera melaporkan bila ada pohon atau reklame yang rawan tumbang agar bisa diantisipasi lebih cepat,” ujar pejabat Pemkot Tangsel.
Perlu Evaluasi Reklame dan Pohon Rawan
Peristiwa ini kembali memunculkan desakan agar Pemkot Tangsel mengevaluasi keberadaan reklame berukuran besar yang berdiri di pinggir jalan. Selain itu, kondisi pohon tua yang berpotensi tumbang juga perlu diperiksa secara berkala.
“Setiap musim hujan, kejadian serupa terus terulang. Sudah saatnya ada penertiban dan perawatan lebih serius,” kata LSM pemerhati lingkungan di Tangsel.






