Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemkot Tangsel Siaga Inflasi Jelang Nataru, Pilar: Stabilitas Harga Pangan Jadi Prioritas

Shoppe Mall

Jangkauan Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah antisipatif ini dilakukan guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya melalui pengendalian dan stabilisasi harga pangan yang kerap mengalami fluktuasi pada momen akhir tahun.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, melalui Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa stabilitas harga pangan menjadi prioritas utama Pemkot Tangsel menjelang Nataru, seiring meningkatnya kebutuhan dan konsumsi masyarakat.

Shoppe Mall

Antisipasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok

Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan adanya potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, cabai, bawang, telur, dan daging ayam, menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang.

“Oleh karena itu, Pemkot Tangsel sejak dini melakukan langkah antisipasi agar lonjakan harga tidak membebani masyarakat,” ujar Pilar.

Pemkot Tangsel terus memantau pergerakan harga di pasar tradisional maupun modern sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian inflasi.

Sinergi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Pemkot Tangsel mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan melibatkan berbagai perangkat daerah dan instansi terkait. Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga pangan.

TPID secara rutin melakukan rapat koordinasi, pemantauan lapangan, dan evaluasi kondisi pasar untuk merespons secara cepat apabila terjadi gejolak harga.

Pemkot Tangsel
Pemkot Tangsel

Baca juga: Jalanan di Pamulang Tangsel Banjir Usai Hujan Deras

Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah

Sebagai langkah konkret, Pemkot Tangsel juga menyiapkan berbagai program stabilisasi, seperti operasi pasar dan gerakan pangan murah. Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi.

“Jika diperlukan, kami siap menggelar operasi pasar dan pangan murah di sejumlah titik, terutama di wilayah yang rentan mengalami kenaikan harga,” kata Pilar.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan selama periode Nataru.

Jaga Ketersediaan Stok dan Distribusi

Selain harga, ketersediaan stok pangan juga menjadi perhatian utama Pemkot Tangsel. Pilar memastikan bahwa stok bahan pangan di wilayah Tangerang Selatan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Nataru.

Pemkot Tangsel juga berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha untuk memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga tidak memicu kelangkaan barang di pasaran.

Imbauan kepada Masyarakat dan Pelaku Usaha

Pemkot Tangsel mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan pasar. Selain itu, para pelaku usaha juga diminta untuk tidak melakukan penimbunan dan menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan demi kenyamanan masyarakat menjelang Nataru,” tutur Pilar.

Komitmen Jaga Daya Beli Masyarakat

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan situasi ekonomi yang kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Pemkot Tangsel optimistis inflasi dapat terkendali dan perayaan Nataru berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Shoppe Mall