Jangkauan Tangerang Selatan — Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik tahu di Jalan Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, Senin (14/7/2025) tengah malam. Si jago merah melahap sekitar 60 persen bangunan pabrik, termasuk tahu hasil produksi yang hancur bertebaran di lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri, mengungkapkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 00.02 WIB. Petugas langsung diterjunkan dan tiba di lokasi pukul 00.15 WIB.
“Begitu dapat laporan, kami langsung bergerak cepat. Api memang sudah membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan,” kata Dohiri saat dikonfirmasi, Selasa (15/7/2025).
Menurutnya, dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Meski tak ada korban jiwa, kerugian menaksir mencapai Rp60 juta.
“Syukurnya tidak ada korban jiwa. Namun seluruh hasil produksi tahu habis terbakar,” imbuhnya.
Baca Juga : Indosat Luncurkan Perangkat Internet Rumah Tanpa Instalasi Teknisi
Pemadaman berlangsung selama satu jam dengan melibatkan empat unit armada Damkar dan 18 personel. Dohiri juga menyebut hambatan utama dalam proses pemadaman adalah akses jalan yang sempit menuju lokasi.
Ia menutup pernyataannya dengan menjelaskan bahwa tim mengalami kesulitan di awal akibat jalan yang sempit, namun berhasil memadamkan api berkat kerja keras dan doa.
Peristiwa kebakaran yang terjadi baru-baru ini menjadi alarm penting bagi pelaku usaha kecil di wilayah Tangerang Selatan. Kejadian tersebut membuka mata banyak pihak akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik yang dapat berujung pada bencana.
Pemerintah daerah mengimbau pelaku usaha untuk rutin memeriksa instalasi listrik, menggunakan peralatan sesuai standar, serta menjaga kondisi kabel agar tidak terkelupas atau terurai. Mereka juga menyelenggarakan edukasi dan pelatihan tanggap darurat kebakaran guna meminimalkan risiko dan kerugian. Pemerintah daerah bekerja sama dengan dinas terkait tengah menyusun langkah preventif dan mendukung upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.






