Tangerang Selatan – Menyikapi dinamika sosial dan politik yang semakin intens menjelang sejumlah agenda nasional, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, agar tetap menjaga kondusifitas serta persatuan. Seruan ini disampaikan Ketua MUI Kota Tangerang dalam sebuah pertemuan bersama tokoh masyarakat, aparat pemerintah, dan perwakilan organisasi kepemudaan di Aula MUI, Jumat.
Ajakan Menjaga Persatuan
Ketua MUI Kota Tangerang menegaskan, situasi yang aman dan kondusif merupakan modal utama dalam melanjutkan pembangunan daerah maupun nasional. Ia menekankan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar, terutama melalui media sosial.
“Perbedaan pendapat itu wajar, namun jangan sampai menimbulkan perpecahan. Kita harus menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Mahasiswa sebagai agen perubahan juga diharapkan menyuarakan kritik yang konstruktif dengan cara-cara yang santun dan bermartabat,” ujarnya.
Peran Mahasiswa
Dalam kesempatan itu, Ketua MUI mengapresiasi peran aktif mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi publik. Menurutnya, mahasiswa memiliki energi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan, tetapi peran tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab menjaga stabilitas sosial.
“Demonstrasi dan penyampaian aspirasi dijamin oleh undang-undang. Namun mari kita kedepankan dialog, musyawarah, dan cara-cara yang tidak menimbulkan keresahan. Mahasiswa justru harus menjadi teladan dalam memberikan solusi, bukan hanya mengkritisi,” tambahnya.

Baca juga: Benyamin Bersama Ribuan Masyarakat Ramaikan CFD BSD
Ancaman Polarisasi
MUI Kota Tangerang juga mengingatkan adanya ancaman polarisasi akibat penyebaran informasi hoaks dan ujaran kebencian yang bisa merusak keharmonisan masyarakat. Karena itu, pihaknya meminta semua pihak bijak dalam bermedia sosial.
“Cukup banyak kasus di mana perpecahan bermula dari misinformasi. Mari kita cek dulu kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Jangan sampai kita ikut memperkeruh suasana dengan hal-hal yang tidak benar,” tegas Ketua MUI.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kota Tangerang melalui perwakilan yang hadir menyatakan mendukung penuh imbauan MUI tersebut. Pemkot berharap masyarakat bisa lebih tenang dan fokus mendukung pembangunan daerah. Selain itu, pihak kepolisian dan TNI juga menegaskan siap menjaga keamanan, sekaligus mengedepankan langkah persuasif dalam menghadapi dinamika di lapangan.
Seruan Moral untuk Semua Lapisan
Imbauan MUI Kota Tangerang ini tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa, tetapi juga kepada seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Para tokoh agama diminta memperkuat pesan persaudaraan dalam setiap ceramah, sementara orang tua diimbau mengarahkan generasi muda agar lebih bijak bersikap.
“Kita semua punya peran menjaga negeri ini tetap damai. Jangan biarkan hal-hal kecil justru menimbulkan masalah besar. Mari kita rawat toleransi, gotong royong, dan persaudaraan sebagai nilai luhur bangsa,” tutup Ketua MUI Kota Tangerang.
Dengan imbauan tersebut, diharapkan masyarakat Kota Tangerang dapat terus menjaga suasana yang kondusif, damai, dan harmonis. Kondisi ini diyakini menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah sekaligus memperkokoh persatuan bangsa.






