Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie resmi mengukuhkan 50 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangsel, Sabtu (17/8/2025).
Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Balai Kota Tangsel, disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para orang tua anggota Paskibraka, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Generasi Muda Terpilih
Sebanyak 50 anggota Paskibraka Tangsel tahun 2025 ini merupakan hasil seleksi ketat yang diikuti oleh ratusan pelajar SMA/SMK/MA dari berbagai sekolah di wilayah Tangsel. Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang disiapkan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada momen bersejarah bangsa.
Wali Kota Benyamin menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya soal tugas mengibarkan bendera, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan tanggung jawab.
“Kalian adalah kebanggaan keluarga, sekolah, dan tentunya Kota Tangerang Selatan. Jaga kesehatan fisik, mental, dan disiplin agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pesan Benyamin.
Pesan Khusus Wali Kota
Dalam sambutannya, Benyamin juga berpesan agar para anggota Paskibraka menjadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk masa depan.
“Tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Jadikan momen ini sebagai titik awal untuk terus berprestasi, menjaga integritas, dan menjadi teladan bagi teman-teman kalian,” tambahnya.

Baca juga: Pemkot dan DPRD Tangsel Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK
Rasa Haru dan Bangga Orang Tua
Momen pengukuhan juga menjadi saat penuh haru bagi para orang tua anggota Paskibraka.
Siap Jalankan Tugas pada 17 Agustus
Usai pengukuhan, para anggota Paskibraka akan menjalani gladi bersih sebelum akhirnya bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera di Lapangan Cilenggang, Tangsel, pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Harapan untuk Masa Depan
Pemerintah Kota Tangsel berharap anggota Paskibraka 2025 dapat menjadi duta bangsa yang menginspirasi generasi muda lainnya.
“Kalian adalah penerus bangsa. Tugas ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan panjang untuk terus berkontribusi bagi negeri,” tutup Benyamin.






