Tangerang Selatan – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Banten menegaskan bahwa Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menjadi pilar penting dalam memperkuat generasi bangsa di masa depan. Hal ini ia sampaikan dalam agenda konsolidasi kader dan tokoh pesantren di wilayah Tangsel, Minggu (24/8/2025).
Pesantren Sebagai Basis Pendidikan Karakter
Ketua PKB Banten menilai lahirnya Perda Pesantren Tangsel merupakan tonggak penting dalam penguatan peran pesantren, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga benteng moral bangsa. Dengan adanya Perda ini, pemerintah daerah memiliki landasan hukum yang kuat untuk mendukung keberlangsungan pesantren,” ujarnya.
Menurutnya, pesantren memiliki keunikan tersendiri karena mengintegrasikan pendidikan formal, nonformal, dan pembentukan karakter. Hal inilah yang diyakini bisa mencetak generasi unggul, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebelumnya telah merampungkan Perda Pesantren sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Aturan ini memberikan kepastian bagi pesantren dalam mendapatkan dukungan anggaran, fasilitas, hingga pengakuan setara dengan lembaga pendidikan lain.

Baca juga: Berlangsung Meriah, Malam Puncak Perayaan HUT RI ke-80 di RW 05 Komplek Astek Leguti
Ketua PKB Banten menyambut langkah Pemkot Tangsel ini sebagai komitmen nyata untuk menjaga eksistensi pesantren.
“Dengan Perda ini, tidak ada lagi kesenjangan. Pesantren akan mendapat hak yang sama, termasuk akses pembiayaan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dorongan Kolaborasi dengan Stakeholder
Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan dunia usaha. Menurutnya, pesantren bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama melalui program kewirausahaan santri.
“Perda ini bukan hanya soal pendidikan, tapi juga membuka jalan bagi penguatan ekonomi pesantren. Jika diberdayakan dengan baik, santri bisa menjadi wirausaha muda, inovator, sekaligus agen perubahan di masyarakat,” tambahnya.
Harapan Bagi Generasi Muda
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PKB Banten juga menyampaikan pesan khusus bagi generasi muda. Ia berharap para santri dan alumni pesantren tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing di dunia modern.
“Kita ingin lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas spiritual, tetapi juga melek teknologi, ekonomi, dan sosial. Itulah misi besar yang bisa diwujudkan dengan hadirnya Perda Pesantren Tangsel,” pungkasnya.






