Jangkauan Tangerang Selatan — Sejumlah ruas jalan di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Selasa sore. Genangan air muncul di beberapa titik dan menghambat arus lalu lintas, terutama di ruas-ruas yang menjadi jalur utama mobilitas warga.
Genangan Capai 30–60 Sentimeter di Titik Tertentu
Berdasarkan laporan warga dan petugas di lapangan, ketinggian air bervariasi mulai dari 30 hingga 60 sentimeter, terutama di kawasan Pamulang Permai, Jalan Siliwangi, dan sekitar bundaran Pamulang. Kondisi ini membuat sejumlah kendaraan—khususnya sepeda motor—mengalami mogok.
Seorang pengendara menyebut banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB setelah hujan turun dengan intensitas tinggi selama lebih dari satu jam. “Air cepat naiknya, apalagi di jalan yang drainasenya kecil,” ujarnya.
Petugas Lakukan Penanganan Cepat
BPBD Tangsel bersama Dinas Pekerjaan Umum segera menurunkan tim untuk menangani genangan, termasuk membuka saluran yang tersumbat dan mengarahkan pompa portabel ke titik-titik terdampak.
Kepala BPBD Tangsel mengatakan bahwa sebagian besar genangan disebabkan oleh drainase yang belum optimal, serta tingginya debit air kiriman dari daerah sekitar.
“Kami bergerak cepat agar air surut lebih cepat. Personel sudah disebar untuk memantau seluruh titik rawan,” jelasnya.

Baca juga: Tampuk Pimpinan KONI Tangsel Berganti
Arus Lalu Lintas Tersendat
Kemacetan dilaporkan terjadi di beberapa ruas, terutama pada jam pulang kerja. Petugas kepolisian bersama Dishub Tangsel mengatur rekayasa lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan.
Pengendara diminta berhati-hati dan memilih jalur alternatif jika memungkinkan, mengingat kondisi jalan licin dan jarak pandang berkurang.
Pemkot Tangsel Evaluasi Sistem Drainase
Pemerintah Kota Tangsel menyatakan bahwa hujan ekstrem ini menjadi momentum evaluasi terhadap sistem drainase, khususnya di wilayah Pamulang yang kerap menjadi langganan genangan.
Pejabat Dinas PU menegaskan bahwa pihaknya akan mempercepat pekerjaan perbaikan saluran dan normalisasi di beberapa titik prioritas.
“Kami sudah memetakan titik rawan banjir dan sedang melakukan perbaikan bertahap. Pamulang menjadi fokus utama,” katanya.
Warga Diimbau Tetap Waspada
BPBD Tangsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama pada puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga awal tahun. Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan, memastikan tidak ada sampah yang menyumbat selokan, dan melapor jika menemukan kondisi saluran yang rusak.
Dengan upaya penanganan cepat dari pemerintah dan kerja sama warga, genangan dilaporkan mulai surut menjelang malam. Namun, mitigasi jangka panjang menjadi perhatian serius agar banjir serupa tidak terus terulang di wilayah Pamulang.






