Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menghadiri kegiatan Gebyar Pesilat Tangsel yang digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus pelestarian seni bela diri pencak silat yang telah menjadi bagian dari identitas budaya bangsa. Acara ini berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi, seni jurus, hingga parade perguruan pencak silat dari berbagai wilayah di Tangsel.
Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Dalam sambutannya, Benyamin menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga warisan budaya yang sarat dengan nilai filosofi, etika, serta spiritualitas. Karena itu, ia meminta para pesilat dan seluruh masyarakat untuk menjaga tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman.
“Pencak silat adalah kebanggaan kita bersama. Melalui kegiatan Gebyar Pesilat ini, saya berharap anak-anak muda dapat lebih mencintai budaya leluhur sekaligus menjaga persaudaraan antarperguruan,” ujar Benyamin, Minggu (27/8/2025).
Pesan Jaga Kebersamaan
Lebih lanjut, Wali Kota Tangsel mengingatkan agar para pesilat tidak menjadikan pencak silat sebagai ajang rivalitas yang berlebihan, melainkan sebagai sarana mempererat persaudaraan. Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas, disiplin, dan nilai kemanusiaan dalam setiap kegiatan.
“Silat harus menjadi pengikat, bukan pemecah. Mari kita jadikan tradisi ini sebagai ruang memperkuat persatuan dan kebersamaan,” tegasnya.

Baca juga: Robot Gambut Karya Pelajar Tangsel Raih Perunggu Di Inggris
Antusiasme Peserta dan Masyarakat
Acara Gebyar Pesilat Tangsel diikuti oleh ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat. Mereka menampilkan jurus-jurus khas yang disambut tepuk tangan meriah penonton. Selain itu, masyarakat yang hadir juga dimanjakan dengan pertunjukan seni budaya daerah serta bazar UMKM lokal yang meramaikan suasana.
Salah satu peserta, Andi (17), mengaku bangga bisa tampil di hadapan Wali Kota dan masyarakat.
Komitmen Pemerintah Kota
Pemerintah Kota Tangsel berkomitmen mendukung pelestarian seni dan budaya lokal, termasuk pencak silat. Benyamin menyebut, Pemkot akan terus memberikan fasilitas dan ruang bagi kegiatan serupa, baik dalam bentuk festival, pelatihan, maupun kompetisi tingkat daerah hingga nasional.
“Kami ingin Tangsel menjadi kota yang bukan hanya modern, tetapi juga kuat dalam menjaga identitas budaya,” pungkasnya.
Kesimpulan
Gebyar Pesilat Tangsel menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi antarperguruan silat serta menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya bangsa. Melalui pesan Wali Kota Benyamin Davnie, masyarakat diingatkan untuk terus menjaga tradisi pencak silat sebagai kekayaan budaya yang harus diwariskan ke generasi mendatang.






