Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Atasi Penangguhan TPAS Cilowong, Pemkot Tangsel Alihkan 200 Ton Sampah ke Cileungsi

Shoppe Mall

Jangkauan Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah cepat untuk mengatasi penangguhan operasional Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong dengan mengalihkan sekitar 200 ton sampah per hari ke TPAS Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kebijakan ini dilakukan guna mencegah penumpukan sampah di wilayah permukiman dan menjaga kebersihan lingkungan kota.

Langkah darurat tersebut mulai diterapkan menyusul terbatasnya kapasitas pengolahan di TPAS Cilowong yang saat ini tengah mengalami penyesuaian operasional.

Shoppe Mall

Langkah Darurat Cegah Penumpukan Sampah

Pemkot Tangsel menegaskan pengalihan sampah ke Cileungsi merupakan solusi sementara agar pelayanan pengangkutan sampah kepada masyarakat tetap berjalan normal. Dengan volume sampah harian yang tinggi, penangguhan TPAS Cilowong dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan jika tidak segera diantisipasi.

Sebanyak 200 ton sampah dari berbagai wilayah di Tangsel kini diangkut menggunakan armada truk secara bertahap menuju TPAS Cileungsi.

Fokus Jaga Kebersihan dan Kesehatan Warga

Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek kesehatan masyarakat. Penumpukan sampah berpotensi memicu bau tidak sedap, munculnya vektor penyakit, serta gangguan kenyamanan warga. Pemkot Tangsel menilai langkah cepat lebih penting untuk meminimalkan dampak sosial dan lingkungan.

Selain itu, pengawasan terhadap proses pengangkutan diperketat agar tidak menimbulkan dampak negatif di jalur distribusi.

TPAS Cilowong
TPAS Cilowong

Baca juga: Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Beras

Koordinasi Antar Daerah Terus Diperkuat

Pengalihan sampah ke TPAS Cileungsi dilakukan melalui koordinasi lintas daerah antara Pemkot Tangsel dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Kerja sama ini dinilai penting sebagai bentuk sinergi antarwilayah dalam menghadapi persoalan pengelolaan sampah yang bersifat regional.

Pemkot Tangsel memastikan seluruh prosedur pengangkutan dan pembuangan sampah telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Optimalisasi Armada dan Petugas Kebersihan

Untuk mendukung kebijakan ini, Pemkot Tangsel mengoptimalkan armada pengangkut sampah dan petugas kebersihan. Jadwal operasional diatur lebih fleksibel agar distribusi sampah ke Cileungsi tidak mengganggu pelayanan rutin di dalam kota.

Petugas juga diminta tetap menjaga standar keselamatan kerja dan kebersihan armada selama proses pengangkutan berlangsung.

Dorong Pengurangan Sampah dari Sumber

Di tengah situasi penangguhan TPAS Cilowong, Pemkot Tangsel kembali mengajak masyarakat untuk mengurangi produksi sampah dari sumbernya. Pemilahan sampah rumah tangga, pengolahan sampah organik, serta pemanfaatan bank sampah dinilai menjadi solusi jangka menengah dan panjang.

Pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada TPA, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

Solusi Sementara Sambil Siapkan Langkah Jangka Panjang

Pemkot Tangsel memastikan pengalihan 200 ton sampah ke Cileungsi bersifat sementara. Pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah strategis jangka panjang, termasuk peningkatan kapasitas pengolahan sampah, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta evaluasi sistem persampahan secara menyeluruh.

Dengan langkah ini, Pemkot Tangsel berharap pelayanan kebersihan tetap terjaga dan dampak penangguhan TPAS Cilowong dapat diminimalkan.

Shoppe Mall