Jangkauan Tangerang Selatan – Sebuah insiden lalu lintas mengejutkan warga di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel). Seorang remaja berusia belasan tahun (ABG) yang mengendarai mobil Mitsubishi Pajero diduga salah menginjak pedal gas hingga kehilangan kendali dan menabrak rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kronologi Kejadian
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/9/2025) sore di sebuah permukiman padat penduduk. Berdasarkan keterangan saksi mata, mobil Pajero yang dikendarai ABG tersebut awalnya melaju pelan. Namun tiba-tiba kendaraan itu melesat kencang sebelum menabrak dinding rumah.
“Awalnya mobil jalan pelan, tiba-tiba suara mesin meraung lalu langsung menabrak tembok rumah. Warga sekitar kaget semua,” ujar Dedi, salah seorang saksi.
Rumah Rusak Parah
Akibat benturan keras, bagian depan rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Dinding retak, pagar jebol, dan sejumlah perabotan rumah tangga ikut hancur. Pemilik rumah yang saat itu sedang berada di dalam sempat panik, namun beruntung tidak mengalami luka.
“Kami sangat syok, apalagi anak-anak ada di dalam rumah. Untung tidak ada yang kena,” kata pemilik rumah, Sulastri.

Baca juga: Benyamin Ingatkan ASN Tangsel untuk Jadi Teladan Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila
Sopir Masih di Bawah Umur
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi memastikan bahwa pengemudi Pajero masih berusia 16 tahun. Diduga, ia nekat mengemudikan mobil mewah milik orang tuanya tanpa izin resmi.
“Pengemudi masih di bawah umur dan belum memiliki SIM. Dugaan awal, ia salah menginjak pedal gas saat bermanuver di jalan sempit,” jelas Kanit Laka Satlantas Polres Tangsel, Iptu Heru.
Ditangani Polisi
Saat ini, mobil Pajero tersebut telah diamankan di Mapolres Tangsel sebagai barang bukti. Polisi juga memanggil orang tua pengemudi untuk dimintai keterangan.
“Kami akan memproses sesuai aturan. Meski pengemudi masih di bawah umur, tanggung jawab tetap melekat pada orang tua selaku pemilik kendaraan,” tambah Heru.
Sorotan Soal Keselamatan
Kasus ini kembali memicu perhatian publik terkait maraknya remaja di bawah umur yang nekat mengendarai mobil. Pakar transportasi menilai, orang tua harus lebih ketat mengawasi anak agar tidak menggunakan kendaraan yang berisiko tinggi.
“Mobil bukan sekadar alat transportasi, tapi juga tanggung jawab besar. Jika anak di bawah umur dibiarkan menyetir, risikonya fatal, baik bagi dirinya maupun orang lain,” ujar pengamat transportasi, Bambang Susilo.
Penutup
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden Pajero yang menabrak rumah warga di Tangsel menjadi peringatan keras bagi masyarakat. Kepolisian mengimbau agar orang tua tidak sembarangan memberikan akses kendaraan kepada anak yang belum cukup umur, demi mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.






